Calendar

November 2014
M T W T F S S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Warga Pulotondo manfaatkan TOGA untuk kesejahteraan keluarga

Dari agenda kunjungan Tim Penilai Lomba 10 Program Pokok PKK dari Provinsi Jawa Timur di Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut pada Selasa (11/11/2014) yang lalu diketahui bahwa Desa Pulotondo telah berhasil membudidayakan tanaman obat keluarga (TOGA) dan dimanfaatkan sebagai jamu untuk pengobatan tradisional, dan bahkan makanan dan minuman.

Hal ini tak lepas dari peran serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung beserta Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung yang sudah melakukan pembinaan dan pelatihan sejak tahun 2012. Dari pelatihan tersebut ditindaklanjuti dengan pembentukan desa percontohan TOGA di setiap kecamatan di Kabupaten Tulungagung dengan pembudidayaan 10 jenis tanaman obat keluarga dan salah satunya yang menonjol adalah Desa Pulotondo ini.

Tim Penilai dari Provinsi sedang berbincang dengan Ketua TP-PKK Kabupaten

Tim Penilai dari Provinsi sedang berbincang dengan Ketua TP-PKK Kabupaten

Bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Ngunut, warga Desa Pulotondo membentuk kelompok pemanfaatan TOGA yang beranggotakan Kader TOGA Desa Pulotondo dan masyarakat. Selain itu juga dibentuk kelompok-kelompok budidaya TOGA sampai ke tingkat dasawisma. Kelompok tersebut melakukan pendataan TOGA yang dimiliki tiap-tiap rumah dan pemanfaatan hasilnya.

Potensi terbesar di Desa Pulotondo adalah budidaya dan pemanfaatan Jeruk Purut. Hampir 35% masyarakat desa ini menggantungkan hidupnya pada komoditas tersebut. Budidaya jeruk purut bisa panen hingga 2 kali dalam setahun. Daun jeruk purut bisa dijual langsung ke pengepul atau juga bisa diolah menjadi produk pangan seperti serbuk daun jeruk purut, campuran minuman hangat dan makanan.

Tidak hanya itu, batang pohon jeruk purut juga bisa diolah menjadi minyak atsiri melalui proses penyulingan. Desa Pulotondo sudah memiliki usaha penyulingan batang jeruk purut dan telah menjalin kerjasama dengan perusahaan besar yang siap menampung minyak atsiri ini. Dari usaha yang dirintis oleh Bapak Masrowi ini berhasil menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar Desa Pulotondo.

Harapannya, setelah Tim Penilai Lomba 10 Program Pokok PKK melihat langsung kondisi langsung di lapangan dan setelah melakukan evaluasi dan penilaian, Desa Pulotondo bisa mendapatkan nilai yang terbaik dan semoga bisa menjadi wakil Provinsi Jawa Timur di lomba tingkat Nasional. (afs/dinkes)

Sambut Ulang Tahun Emas Pembangunan Kesehatan Indonesia

Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50 merupakan momentum yang tepat untuk menyuarakan kepada masyarakat agar bangkit dan mulai meninggalkan upaya kesehatan yang bersifat kuratif menuju upaya kesehatan yang lebih didominasi semangat preventif.

banner-main-hari-kesehatan-nasional-12-november-2014

Maka dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-50, Dinas Kesehatan Kabupaten mengadakan serangkaian kegiatan dalam memeriahkan peringatan emas HKN yang mengambil tema “Sehat Bangsaku, Sehat Negeriku”. Adapun jadwal kegiatan sebagaimana berikut :

No Waktu Kegiatan Lokasi
1 4 – 5 Nopember 2014 Turnamen Bulutangkis/Badminton Gedung Mandala Krida, Rejoagung
2 7 – 8 Nopember 2014 Pengobatan Massal di Panti Asuhan Beberapa panti asuhan di Tulungagung
3 19 Nopember 2014 Pembagian sembako bagi tukang becak Di sekitar kantor Dinas Kesehatan
4 3 – 21 Nopember 2014 Kampanye dan Aksi Donor Darah Sukarela Lokasi menyusul
5 21 Nopember 2014 Senam Tulungagung Sehat dan Fun Game Halaman Kantor Dinas Kesehatan
6 22 Nopember 2014 Pengobatan Massal dengan penyerahan APD Perkampungan Nelayan Pantai Sine
7 28 Nopember 2014 Tumpengan Massal Dinas Kesehatan
8 29 Nopember 2014 Operasi Katarak Gratis Klinik Zidan Medika Bandung

Demikian, semoga rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Nasional ke-50 yang akan dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Semoga kegiatan diatas dapat berjalan sukses dan lancar.

Puskesmas Tiudan Ikuti Gelar Budaya Kerja Tingkat Provinsi

Bertempat di Hotel Insumo, Kediri, pada Rabu, 22 Oktober 2014 yang lalu dilaksanakan Gelar Budaya Kerja di lingkungan Pemprov Jatim dan Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Dinas Kesehatan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengirimkan Kelompok Budaya Kerja (KBK) “SEHATI” dari Puskesmas Tiudan. Kegiatan Gelar Budaya Kerja yang diselenggarakan setiap tahun ini bertujuan untk mengembangkan serta menanamkan nilai budaya kerja kepada individu di SKPD demi meningkatkan kinerja SKPD tersebut.

Dari Peserta Lomba Gelar Budaya Kerja Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 sebanyak 60 (enam puluh) Kelompok Budaya Kerja (KBK) berasal dari SKPD Provinsi dan Kabupaten / Kota se Jawa Timur, terdiri dari 3 (tiga) kelompok bidang sebagai berikut:

Kelompok Bidang Jasa Medis : sebanyak 24 KBK
Kelompok Bidang Jasa Non Medis : sebanyak 18 KBK
Kelompok Bidang Administrasi : sebanyak 18 KBK

IMG_4342Sedangkan KBK “SEHATI” dari Puskesmas Tiudan masuk dalam kategori Bidang Jasa Medis yang bersaing dengan peserta dari KBK Kab./Kota di Jawa Timur dalam Lomba Gelar Budaya Kerja Tingkat Provinsi Tahun 2014.

Sebagaimana tujuan kegiatan KBK yaitu untuk meningkatkan motivasi pegawai dalam menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas dari KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara, Tim KBK “SEHATI” Puskesmas Tiudan mampu menampilkan fragmen, serta menyampaikan risalah hasil kelompok budaya kerja dengan baik dan memukau dewan juri. (afs/dinkes)

Tingkatkan motivasi pegawai dengan Lomba KBK

Dalam rangka meningkatkan motivasi pegawai dalam menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas dari KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menggelar Kompetisi Kelompok Budaya Kerja (KBK) di Gedung Pertemuan Sabha Husada Bakti pada Selasa (29/09) kemarin.

Salah satu penampilan Tim Puskesmas Kalidawir

Salah satu penampilan Tim Puskesmas Kalidawir

Peserta kompetisi ini adalah 31 Puskesmas se Kabupaten Tulungagung yang tergabung dalam 4 tim mewakili 4 (empat) wilayah eks Kawedanan. Setiap tim melakukan presentasi yang terdiri dari pembacaan risalah, yel-yel dan peragaan kelompok budaya kerja masing-masing.

Kegiatan bersumber dana APBD Kabupaten Tulungagung Tahun 2014 ini sekaligus merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan KBK (Kelompok Budaya Kerja) yang dilaksanakan di masing-masing Puskesmas.

Tampil sebagai juara I dalam kompetisi ini adalah Puskesmas Pakel yang mewakili eks-kawedanan Campurdarat. Kemudian Puskesmas Kalidawir (mewakili eks-kawedanan Ngunut) berhasil menyabet juara II. Sedangkan Puskesmas Sembung sebagai wakil eks-kawedanan Tulungagung menjadi juara III. Dan Puskesmas Tiudan yang mewakili eks-kawedanan Kauman menjadi juara Harapan I.

(afs/dinkes)

Partisipasi Dinkes dalam Gelar Pelayanan Publik 2014

Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali mengadakan kegiatan Gelar Pelayanan Publik tahun ini. Kegiatan rutin tahunan ini diikuti oleh seluruh SKPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.

Tak ketinggalan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung sebagai pelayan masyarakat dalam bidang kesehatan turut berpatisipasi dalam kegiatan yang dibuka dan dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, SE. M.Si beserta Wakil dan seluruh jajaran Muspida beserta Kepala SKPD pada Selasa (23/09) kemarin.

Seperti halnya pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, pada stan Dinas Kesehatan disiagakan Dokter, Perawat, Petugas Laborat, Petugas Obat dan Staf Administrasi yang siap melayani masyarakat selama kegiatan digelar. Dalam 3 hari pelaksanaan (23 – 25 September 2014) total ada 12 Dokter, 6 Perawat, 6 Petugas Laborat, 6 Petugas Obat dan 6 Staf Administrasi yang siap bertugas memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis dan juga pemeriksaan laborat seperti : cek gula darah, cek kadar asam urat dan kolesterol dengan biaya yang terjangkau. (afs/dinkes)