Calendar

September 2014
M T W T F S S
« Aug    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

CEGAH MERS COV, KEMENKES TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN DI PINTU MASUK NEGARA

WHO mengeluarkan peringatan penting tentang penyebaran Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV) berupa travel advise. Sampai dengan 1 Mei 2014, WHO tidak menerapkan travel restriction.

“Terkait peningkatan kasus MERS Cov yang sangat signifikan di Timur Tengah, hingga saat ini WHO belum menyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), apalagi pandemi”, ujar Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, pada Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Jakarta (5/5).

Menkes menyatakan bahwa pemerintah Indonesia memperhatikan secara serius masalah MERS CoV karena banyaknya warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI), atau menjalankan ibadah haji dan umroh.

Kasus MERS CoV tidak hanya ditemukan di Jeddah, tetapi sampai dengan Mekkah dan Madinah. Ini merupakan kota-kota yang sering dikunjungi jemaah Indonesia, kata Menkes.

Untuk itu, Kemenkes telah meningkatkan kesiapsiagaan di point of entry untuk mendeteksi kesehatan para jemaah baik haji maupun umroh saat kembali ke Tanah Air, melalui penyebaran Health Alert Card (HAC), pemasangan leaflet dan banner di 49 Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), termasuk 13 KKP Embarkasi.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Gatot Abdullah Mansyur, menyatakan bahwa akan bersama-sama Kemenkes RI untuk meningkatkan kesiapsiagaan di pintu masuk negara khususnya melakukan pemeriksaan kepada TKI yang pulang ke Indonesia. Selain itu, bersama dengan Kementerian Luar Negeri juga terkai peningkatan alertness bagi sekitar 1,2 juta TKI di wilayah Jazirah Arab.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama RI, Drs. H. Suryadharma Ali, M.Si, menyerukan agar para jemaah dari Indonesia yang akan berangkat ke wilayah Jazirah Arab untuk dapat mengetahui dan berhati-hati serta melakukan langkah pencegahan selama menjalankan ibadah haji maupun umroh.

MERS CoV merupakan penyakit sindroma pernapasan yang disebabkan oleh novel corona virus. Gejala yang sering dialami, diantaranya demam, batuk dan sesak napas, bersifat akut, dan biasanya pasien memiliki penyakit ko-morbid (penyerta). Situs Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengabarkan, sejak pertama kali dilaporkan pada September 2012 di Saudi Arabia sampai dengan tanggal 26 April 2014 terdapat 261 kasus konfirmasi dengan 93 kematian akibat virus MERS COV. Hingga saat ini kasus MERS CoV telah ditemukan di 14 negara baik di wilayah Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Asia dan belum ada pengobatan spesifik maupun vaksin untuk pencegahan virus korona tersebut.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI., website www.depkes.go.id dan disiarkan kembali oleh : Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung

TIDAK ADA KASUS EBOLA DI INDONESIA

Hingga saat ini belum ada kasus Ebola di Indonesia. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pasien suspek penyakit Virus Ebola di Indonesia berinisial M (L/32) adalah negatif. M, seorang warga negara Ghana, saat ini dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso positif mengidap penyakit malaria.
Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., MPH, senantiasa mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik terhadap penyebaran virus Ebola di Indonesia. Meski begitu, kewaspadaan tetap perlu diperhatikan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dengan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Situasi Global

Data WHO, 20 Agustus 2014, menyebutkan bahwa total kumulatif kasus global sebanyak 2.615 kasus dengan 1.427 kematian (Case fatality rate /CFR =54,57 %). Kasus ini masih tersebar di 4 negara terjangkit di Afrika Barat, yaitu Guinea, Liberia, Sierra Leone dan Nigeria.

Di Guinea ditemukan 607 Kasus (443 kasus konfirmasi, 139 kasus probable, dan 25
kasus suspek), 406 diantaranya meninggal (CFR 66,89%).

Di Liberia tercatat 1.082 kasus (269 kasus konfirmasi, 554 kasus probable, dan
259 kasus suspek) termasuk 624 kematian (CFR 57,67 %).

Sementara di Sierra Leone dilaporkan 910 kasus (804 kasus konfirmasi, 40 kasus probable dan 66 kasus suspek) termasuk 392 kematian (CFR 43,08%).

Adapun di Nigeria ditemukan 16 kasus (12 kasus konfirmasi, 0 kasus probable dan 4
kasus suspek) termasuk 5 kematian dengan (CFR 31,25%).

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. website www.depkes.go.id dan disiarkan kembali oleh : Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung

Sambung silaturahmi dengan Halal Bihalal

Bertempat di Gedung Pertemuan Sabha Husada Bakti, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, pada Kamis (08/08/2014) diadakan acara Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Kesehatan yang dihadiri oleh kurang lebih 900 karyawan/karyawati Puskesmas se Kabupaten Tulungagung dan lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Hadir pula dalam kesempatan ini, Bapak Bupati Syahri Mulyo SE. M.Si, beserta istri dan Bapak Wakil Bupati Drs. Maryoto Bhirowo, MM. beserta istri. Dalam sambutannya, Bapak Bupati menyampaikan apresiasi beliau atas diadakannya kegiatan halal bihalal di Dinas Kesehatan ini. Selain sebagai ajang saling bermaaf-maafan, kegiatan semacam ini bertujuan untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi sesama karyawan maupun antara atasan dan bawahan sehingga semangat guyub rukun tetap terjaga dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1435H.

Kegiatan ditutup dengan bersalam-salaman dan dilanjutkan dengan menikmati hidangan yang telah disediakan. (afs/dinkes)

Kenalkan Budaya Kerja di lingkup Dinas Kesehatan

Sebagaimana Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dalam Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2010, salah satu area perubahan yang diamanatkan adalah pola pikir (mind set) dan dan budaya kerja (culture set). Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan upaya yang luar biasa untuk menata ulang proses birokrasi dan aparaturnya dari tingkat tertinggi hingga terendah dengan perubahan paradigma yang memberi kemungkinan adanya terobosan atau pemikiran baru diluar kebiasaan/rutinitas yang ada, selain perubahan pola pikir dan budaya kerja.
Oleh sebab itu, pada Rabu (06/08/2014) kemarin dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Budaya Kerja di Gedung Pertemuan “Sabha Husada Bakti”, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Dengan dihadiri oleh sekitar 60 orang pejabat struktural dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung beserta 5 pejabat struktural dari SKPD yang melaksanakan pelayanan publik, kegiatan sosialisasi berjalan lancar.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Hariyadi, SE, narasumber dari CV. Global Reka Manajemen. Disampaikan bahwa Budaya Kerja merupakan sistem untuk mengikut sertakan seluruh karyawan atau yang dipimpin secara gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah untuk mufakat dalam rangka meningkatkan kualitas hasil pekerjaan, sehingga memberikan kepuasan kepada pemakai dan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja.

Selanjutnya, narasumber menyampaikan langkah-langkah proses pembentukan kelompok budaya kerja (KBK) hingga berakhir acara pukul 13.00 wib. (afs/dinkes)

Mengisi Ramadhan dengan mengkaji Al-Qur'an

Bertempat di Gedung Pertemuan “Sabha Husada Bakti”, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung pada Rabu (16/07/2014) kemarin dilaksanakan Kajian Al-Qur’an bersama ustadz Muhammad Hatta, S.Si dari Kediri dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1435 H.

Diikuti oleh sekitar 150 orang karyawan/karyawati Dinas Kesehatan beserta Puskesmas se Kabupaten Tulungagung, kegiatan kajian Al-Qur’an berjalan lancar. Dimulai dengan sholat Dhuhur berjamaah di Masjid Dinas Kesehatan, kemudian dilanjutkan acara kajian Al-Qur’an dengan mengambil tema “The Miracle of Habits” di gedung pertemuan hingga pukul 14.30 wib.

Selain untuk memperingati Nuzulul Qur’an, kegiatan seperti ini bertujuan untuk memberikan siraman rohani bagi seluruh karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung serta untuk menambah rasa kekeluargaan dan kebersamaan antar karyawan. Acara dibuka dan diikuti hingga selesai oleh Bapak Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. (afs/dinkes)