Calendar

October 2014
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Tingkatkan motivasi pegawai dengan Lomba KBK

Dalam rangka meningkatkan motivasi pegawai dalam menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas dari KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menggelar Kompetisi Kelompok Budaya Kerja (KBK) di Gedung Pertemuan Sabha Husada Bakti pada Selasa (29/09) kemarin.

Salah satu penampilan Tim Puskesmas Kalidawir

Salah satu penampilan Tim Puskesmas Kalidawir

Peserta kompetisi ini adalah 31 Puskesmas se Kabupaten Tulungagung yang tergabung dalam 4 tim mewakili 4 (empat) wilayah eks Kawedanan. Setiap tim melakukan presentasi yang terdiri dari pembacaan risalah, yel-yel dan peragaan kelompok budaya kerja masing-masing.

Kegiatan bersumber dana APBD Kabupaten Tulungagung Tahun 2014 ini sekaligus merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan KBK (Kelompok Budaya Kerja) yang dilaksanakan di masing-masing Puskesmas.

Tampil sebagai juara I dalam kompetisi ini adalah Puskesmas Pakel yang mewakili eks-kawedanan Campurdarat. Kemudian Puskesmas Kalidawir (mewakili eks-kawedanan Ngunut) berhasil menyabet juara II. Sedangkan Puskesmas Sembung sebagai wakil eks-kawedanan Tulungagung menjadi juara III. Dan Puskesmas Tiudan yang mewakili eks-kawedanan Kauman menjadi juara Harapan I.

(afs/dinkes)

Partisipasi Dinkes dalam Gelar Pelayanan Publik 2014

Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali mengadakan kegiatan Gelar Pelayanan Publik tahun ini. Kegiatan rutin tahunan ini diikuti oleh seluruh SKPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.

Tak ketinggalan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung sebagai pelayan masyarakat dalam bidang kesehatan turut berpatisipasi dalam kegiatan yang dibuka dan dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, SE. M.Si beserta Wakil dan seluruh jajaran Muspida beserta Kepala SKPD pada Selasa (23/09) kemarin.

Seperti halnya pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, pada stan Dinas Kesehatan disiagakan Dokter, Perawat, Petugas Laborat, Petugas Obat dan Staf Administrasi yang siap melayani masyarakat selama kegiatan digelar. Dalam 3 hari pelaksanaan (23 – 25 September 2014) total ada 12 Dokter, 6 Perawat, 6 Petugas Laborat, 6 Petugas Obat dan 6 Staf Administrasi yang siap bertugas memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis dan juga pemeriksaan laborat seperti : cek gula darah, cek kadar asam urat dan kolesterol dengan biaya yang terjangkau. (afs/dinkes)

CEGAH MERS COV, KEMENKES TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN DI PINTU MASUK NEGARA

WHO mengeluarkan peringatan penting tentang penyebaran Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV) berupa travel advise. Sampai dengan 1 Mei 2014, WHO tidak menerapkan travel restriction.

“Terkait peningkatan kasus MERS Cov yang sangat signifikan di Timur Tengah, hingga saat ini WHO belum menyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), apalagi pandemi”, ujar Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, pada Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Jakarta (5/5).

Menkes menyatakan bahwa pemerintah Indonesia memperhatikan secara serius masalah MERS CoV karena banyaknya warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI), atau menjalankan ibadah haji dan umroh.

Kasus MERS CoV tidak hanya ditemukan di Jeddah, tetapi sampai dengan Mekkah dan Madinah. Ini merupakan kota-kota yang sering dikunjungi jemaah Indonesia, kata Menkes.

Untuk itu, Kemenkes telah meningkatkan kesiapsiagaan di point of entry untuk mendeteksi kesehatan para jemaah baik haji maupun umroh saat kembali ke Tanah Air, melalui penyebaran Health Alert Card (HAC), pemasangan leaflet dan banner di 49 Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), termasuk 13 KKP Embarkasi.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Gatot Abdullah Mansyur, menyatakan bahwa akan bersama-sama Kemenkes RI untuk meningkatkan kesiapsiagaan di pintu masuk negara khususnya melakukan pemeriksaan kepada TKI yang pulang ke Indonesia. Selain itu, bersama dengan Kementerian Luar Negeri juga terkai peningkatan alertness bagi sekitar 1,2 juta TKI di wilayah Jazirah Arab.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama RI, Drs. H. Suryadharma Ali, M.Si, menyerukan agar para jemaah dari Indonesia yang akan berangkat ke wilayah Jazirah Arab untuk dapat mengetahui dan berhati-hati serta melakukan langkah pencegahan selama menjalankan ibadah haji maupun umroh.

MERS CoV merupakan penyakit sindroma pernapasan yang disebabkan oleh novel corona virus. Gejala yang sering dialami, diantaranya demam, batuk dan sesak napas, bersifat akut, dan biasanya pasien memiliki penyakit ko-morbid (penyerta). Situs Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengabarkan, sejak pertama kali dilaporkan pada September 2012 di Saudi Arabia sampai dengan tanggal 26 April 2014 terdapat 261 kasus konfirmasi dengan 93 kematian akibat virus MERS COV. Hingga saat ini kasus MERS CoV telah ditemukan di 14 negara baik di wilayah Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Asia dan belum ada pengobatan spesifik maupun vaksin untuk pencegahan virus korona tersebut.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI., website www.depkes.go.id dan disiarkan kembali oleh : Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung

TIDAK ADA KASUS EBOLA DI INDONESIA

Hingga saat ini belum ada kasus Ebola di Indonesia. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pasien suspek penyakit Virus Ebola di Indonesia berinisial M (L/32) adalah negatif. M, seorang warga negara Ghana, saat ini dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso positif mengidap penyakit malaria.
Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., MPH, senantiasa mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik terhadap penyebaran virus Ebola di Indonesia. Meski begitu, kewaspadaan tetap perlu diperhatikan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dengan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Situasi Global

Data WHO, 20 Agustus 2014, menyebutkan bahwa total kumulatif kasus global sebanyak 2.615 kasus dengan 1.427 kematian (Case fatality rate /CFR =54,57 %). Kasus ini masih tersebar di 4 negara terjangkit di Afrika Barat, yaitu Guinea, Liberia, Sierra Leone dan Nigeria.

Di Guinea ditemukan 607 Kasus (443 kasus konfirmasi, 139 kasus probable, dan 25
kasus suspek), 406 diantaranya meninggal (CFR 66,89%).

Di Liberia tercatat 1.082 kasus (269 kasus konfirmasi, 554 kasus probable, dan
259 kasus suspek) termasuk 624 kematian (CFR 57,67 %).

Sementara di Sierra Leone dilaporkan 910 kasus (804 kasus konfirmasi, 40 kasus probable dan 66 kasus suspek) termasuk 392 kematian (CFR 43,08%).

Adapun di Nigeria ditemukan 16 kasus (12 kasus konfirmasi, 0 kasus probable dan 4
kasus suspek) termasuk 5 kematian dengan (CFR 31,25%).

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. website www.depkes.go.id dan disiarkan kembali oleh : Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung

Sambung silaturahmi dengan Halal Bihalal

Bertempat di Gedung Pertemuan Sabha Husada Bakti, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, pada Kamis (08/08/2014) diadakan acara Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Kesehatan yang dihadiri oleh kurang lebih 900 karyawan/karyawati Puskesmas se Kabupaten Tulungagung dan lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Hadir pula dalam kesempatan ini, Bapak Bupati Syahri Mulyo SE. M.Si, beserta istri dan Bapak Wakil Bupati Drs. Maryoto Bhirowo, MM. beserta istri. Dalam sambutannya, Bapak Bupati menyampaikan apresiasi beliau atas diadakannya kegiatan halal bihalal di Dinas Kesehatan ini. Selain sebagai ajang saling bermaaf-maafan, kegiatan semacam ini bertujuan untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi sesama karyawan maupun antara atasan dan bawahan sehingga semangat guyub rukun tetap terjaga dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1435H.

Kegiatan ditutup dengan bersalam-salaman dan dilanjutkan dengan menikmati hidangan yang telah disediakan. (afs/dinkes)