SIAP SUKSESKAN VAKSINASI COVID-19

Galeri Satgas Covid-19

Calendar

March 2017
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Universitas Oslo ajarkan dashboard sistem informasi kesehatan ke Tulungagung

Bertempat di Ruang Nakula Barata Convention Hall, Tulungagung pada Senin (13/03) dilaksanakan Pertemuan Roll Out Penguatan Sistem Informasi Kesehatan menggunakan Software DHIS2. Acara yang merupakan rangkaian kegiatan Proyek Global Fund – Health System Strengthening (GF-HSS) diikuti oleh kurang lebih 12 orang dari Pengelola SIK, Pengelola ATM (AIDS-TB-Malaria), serta pengelola program dari bidang dan sekretariat lingkup Dinas Kesehatan.

IMG_1695

Tim Narasumber dari Universitas Oslo berdiskusi tentang Sistem Pelaporan Kesehatan

Pertemuan yang dilaksanakan selama 3 hari ini bertujuan untuk melatih pengelola program di tingkat Kabupaten untuk dapat melakukan kustomisasi dan pengembangan software DHIS2 agar bisa divisualisasikan melalui Dashboard DHIS2. Selain itu juga untuk melakukan advokasi kebijakan pada stakeholder daerah terkait program Informasi Kesehatan.

Narasumber kegiatan ini langsung dari Universitas Oslo, Norwegia yaitu Mr. York dan Mr. Wilfred yang dalam kegiatan ini menginventarisir sistem pelaporan apa saja yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung yang nantinya akan diterapkan pada software DHIS2. Selain kedua orang tersebut Tim Narasumber didampingi tenaga ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Airlangga Surabaya.

DHIS2 adalah dashboard open sources dan telah diterapkan di sekitar 30 negara di dunia, terutama di negara berkembang. DHIS2 dikembangkan oleh Universitas Oslo yang dapat mendukung pelaporan data agregat statistik dari kabupaten ke provinsi dan juga penyajian data dari provinsi ke tingkat nasional. DHIS2 juga memiliki kemampuan untuk sistem interoperabilitas yang cocok untuk di adopsi di Indonesia. DHIS2 juga dapat digunakan untuk menyimpan informasi pribadi dan memungkinkan pelacakan individu dari waktu ke waktu dengan menggunakan satu set fleksibel pengenal. Platform ini memungkinkan semua program kesehatan yang akan ditetapkan dalam satu database, sehingga jika satu orang yang terdaftar untuk sebuah program, ia dapat dicari di program dan data dapat digunakan kembali dalam pendaftaran baru. Sementara mengurangi redudansi data, sistem ini juga dapat membantu memberikan perawatan yang lebih terintegrasi. (afs/dinkes)

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>